Generasi Milenial LDII Kabupaten Melawi sukses melakukan budidaya cabai keriting.

Melawi (17/03). Generasi Milenial LDII Kabupaten Melawi sukses melakukan budidaya cabai keriting. Sidiq Saka Brata adalah seorang petani milenial di Desa Batu Nanta, Melawi yang sukses menekuni budidaya tanaman hortikultura.

Kendati usianya masih terbilang muda, kesuksesan dalam bertanam di lahan gambut menjadikan dirinya dipercaya sebagai Ketua Kelompok Tani (Gapoktan) Permata Mawang.

“Sekarang kami tengah budidaya cabai keriting. Alhamdulillah tiap panen mencapai 55 kilogram,” ujar Sidiq.

Dijelaskannya, lahan yang dimanfatkan awalnya sangat tidak produktif karena gambut yang cukup dalam.

“Lahan disini awalnya cukup gersang karena memang gambut. Tetapi saya bersyukur dididik oleh orang tua untuk menjadi petani,” ujarnya.

Dulu dirinya digaji oleh orang tua untuk membantu mengelola lahan pertanian.

“Saya sedikit dipaksa orang tua untuk menjadi petani. Karena dibayar dengan upah yang relatif besar, pada akhirnya sekarang jadi petani sungguhan,” lanjut Sidiq.

Sebagai petani, dirinya juga mengajak kepada warga untuk mengikuti jejaknya termasuk mengolah lahan tanpa bakar.

“Saya sering sampaikan kepada warga di sini untuk tidak mengolah lahan dengan cara bakar.  Cukup ditekuni dan ada pemupukan secara organik maka akan menjadi lahan subur,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Melawi, Mardiyanto mengaku bangga dengan sosok Sidiq yang bisa menjadi inspirasi. “Sidiq bisa menjadi teladan dan inspirasi bagi para generasi muda, bahwa ketekunan dapat membuahkan hasil yang maksimal,” jelasnya.

Secara organisasi, dijelaskannya LDII memiliki program untuk mendorong peningkatan di sektor pangan.

“LDII terus menggerakkan pangan, maka sebagai ketua saya sangat terima kasih,” kata dia.

Jika sebelumnya ada petani yang berhasil bernama Taswadi, dan sekarang diapresiasi pemerintah untuk menjadi Penyuluh Swadaya.

“Semoga Sidiq menjadi penyuluh juga, tetapi bagi kaum milenial,” ujar Mardiyanto.

Leave a Reply

Your email address will not be published.