Pesona keindahan Destinasi Wisata Air Terjun Tujuh Tingkat diketinggian 200 MDPL, Desa Dalil, Bangka.

Dalil, www.babel.ldii.or.id – “Perjalanan panjang, namun seru, baru kali ini saya sendiri merasakan petulangan yang luar biasa dengan jalur setapak penuh lumpur menuju destinasi wisata air terjun tujuh tingkat,” ungkap Fakih salah satu anggota rombongan petualang dari Kota Pangkalpinang.

Desa Dalil, Kabupaten Bangka Barat, terkenal dengan destinasi wisata alamnya yang indah, salah satunya adalah wisata alam air terjun tujuh tingkat yang berada di Kaki Bukit Buik, Desa Dalil, Bangka.

Pengunjung Air terjun tujuh tingkat akan melihat pemandangan yang tak biasa dilihat di destinasi wisata lain.

lingkungan sekitar air terjun dihiasi dengan pepohonan hijau yang tumbuh dengan subur, bebatuan yang digunakan sebagai tijakan jembatan penyebrangan melewati aliran air, dan suara gemericik air yang khas dari sumberan puncak bukit yang mampu menenangkan hati pengunjungnya.

Lokasi Air terjun tujuh tingkat berada di Kaki Bukit Buik yang berjarak sekitar 10 KM dari Desa menuju lokasi parkir.

Dari lokasi parkir menuju air terjun tingkat tujuh bisa ditempuh dalam waktu satu jam.

Destinasi Wisata ini hanya bisa ditempuh dengan sepeda motor, karena melewati pepohonan liar, perkebunan sawit dan karet milik warga, pohon pelawan liar, dan melewati jalur jalan setapak yang berlumpur jika turun hujan.

“Ini adalah pengalaman yang luar biasa, kami baru pertama kesini, dan merasakan nikmatnya ngetrip dengan medan jalan yang sulit,” kesan beberapa anggota rombongan.

Walaupun demikian, saat sampai di air terjun tingkat tujuh yang berketinggian 200 MDPL, rombongan merasa jerih payah diperjalanan terbayarkan dengan pesona keindahan alam yang alami di air terjun tujuh tingkat.

Bukan hanya airnya yang jernih & segar, pemandangan alam di bawah bukit pun memanjakan mata pengunjung dengan keindahan pepohonan hijau di kaki bukit.

“Perjalanan rombongan kami sempat terhalang dengan banjir yang menggenangi jalan pulang kami, bahkan tiga motor dari rombongan mogok karena mesin kemasukan air,” kata Fakih.

Rombongan Petualang Remaja LDII yang beristirahat sejenak dikarenakan 3 motor anggota rombongan mogok.

Masalah tersebut dapat segera teratasi berkat kekompakkan tim yang saling membantu.

Air yang menggenangi jalan dalamnya sekitar 30-50cm, karena berada di area sungai kecil yang meluap, dan tidak mampu menampung air yang berada di jalan.

Junaidi Putra, Tourguide warga asli Kampung Dalil saat diwawancarai oleh Wartawan www.babel.ldii.or.id terkait akses jalan yang sulit, Ia mengharapkan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bangka dapat memperbaiki akses jalan dari perkebunan sawit sampai ke lokasi parkiran, sehingga waktu tempuh menjadi lebih singkat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.