Rombongan Wartawan dari Pulau Bangka tiba di Pelabuhan Tanjungpandan pukul 17.40 WIB.

Belitung, www.babel.ldii.or.id – Dua Wartawan Biro Komunikasi Informasi & Media (KIM) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Babel, Burhan & Fakih mengikuti Seminar Nasional di Pantai Tanjung Kelayang, Belitung.

Seminar Nasional digelar dalam rangka memperingati ‘Hari Pers Nasional’ (HPN) yang diadakan pada hari sabtu (11/3/2017) & minggu (12/3/2017) di Pondopo Tanjung Kelayang, Belitung.

Rombongan Wartawan yang tergabung di organisasi Aliansi Wartawan Indonesia (AWI), Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI), dan organisasi Wartawan lainnya se-Bangka, berlayar dengan Kapal Express Bahari pukul 13.30 WIB – 17.40 WIB.

Setelah sampai di Pelabuhan Tanjungpandan pada pukul 17.40 WIB, Panitia HPN Babel yang dibantu LSM Pembela Tanah Air (PETA) langsung menyambut para Wartawan yang datang dari Pulau Bangka.

Setiba di Pelabuhan, Peserta langsung diantarkan dengan Bus menuju lokasi penginapan di Pantai Tanjung Kelayang, Belitung.

Malam harinya, seluruh Wartawan yang akan mengikuti Seminar Nasional HPN Babel pada hari sabtu (11/3/2017) & minggu (12/3/2017) bersantai-santai duduk di Tepi Pantai Tanjung Kelayang sekaligus sharing pengalaman saat bertugas liputan.

Angin berhembus sepoi-sepoi menemani malam dengan ditemani secangkir kopi-O & teh hangat di tepi Pantai.

Jurnalis junior pun semangat bertanya kepada Jurnalis senior mengenai hal-hal yang belum dimengerti dalam dunia Jurnalistik.

Wartawan dari berbagai Media berbaur dan saling sharing pengalaman liputan di tepi Pantai Tanjung Kelayang pada malam hari.

“Beruntung saya bisa hadir di Belitung, bertemu & sharing langsung dengan Wartawan senior, baik Wartawan media online, media cetak & Media TV se-Babel, ungkap Fakih salah satu Peserta HPN Babel.

“Saya banyak mendapatkan ilmu yang tidak saya dapatkan di tempat pelatihan mana pun, karena salah satu cita-cita saya ingin menjadi Jurnalis handal, profesional & religius,” tutup Fakih

Leave a Reply

Your email address will not be published.