Sefrizal (20) asal Tanggamus, Lampung, mengenakan baju kemeja merah, dan Govinda (20) asal Bumiayu, Brebes, mengenakan baju kemeja abu-abu terlihat sedang memperhatikan materi pengajian.

Pangkalpinang – Terlihat wajah penuh semangat 2 orang mubaligh meramaikan pengajian rutin bulanan yang diadakan oleh DPW LDII Bangka Belitung.

Mereka baru saja lulus dari sertifikasi Mubaligh/Mubalighoh di Ponpes Wali Barokah, Kediri, Jawa Timur periode Januari 2017.

Keduanya berasal dari luar Pulau Bangka, yaitu Sefrizal (20) asal Tanggamus, Lampung, dan Govinda (20) asal Bumiayu, Brebes.

Mereka berasal dari pondok yang berbeda pula, yaitu Ponpes di Lampung dan Ponpes Sukotirto, Jawa Tengah.

Tampak wajah bersemangat mengikuti pengajian pertamanya di Pangkalpinang, sebelum ditempatkan di PAC/PC LDII untuk menyebarkan ilmu agama.

“Kami siap menjalankan amanah yang telah diberikan, setelah lulus sebagai seorang Mubaligh di Pondok Wali Barokah, Kediri, Jawa Timur untuk membina warga LDII dalam masalah keilmuan serta ibadahnya agar cita-cita luhur bisa tercapai yaitu mati masuk surga, selamat dari neraka,” ujar Govinda salah satu Mubaligh yang baru datang di Pulau Bangka.

“Kami telah dididik mental, akhlak serta keilmuan untuk menunjang ditugasan nanti agar bisa dipandang baik oleh lingkungan yang akan ditempati,” lanjutnya.

Keduanya telah menghatamkan Al-Qur’an dan Al-Hadist di pondoknya masing-masing selama satu setengah tahun, dan telah lulus tes sertifikasi mubaligh serta mereka akan mengabdi selama setahun setengah di salah satu PAC/PC LDII di Pulau Bangka.

Biro Pendidikan Agama & Dakwah DPW LDII Babel biasanya memberikan arahan terlebih dahulu kepada mubaligh/mubalighoh yang baru akan bertugas, tujuannya agar mereka baik dalam berprilaku di tempat tugasannya sehinggga nantinya dapat diterima dengan baik oleh seluruh warga pengajian LDII maupun masyarakat sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.