Tangkapan layar Webinar UB 2026: Motivasi UB – Kolaborasi & Prestasi, pada Sabtu (31/10).

Pangkalpinang (31/10). DPW LDII Babel melalui Biro Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat menyelenggarakan Webinar UB 2026: Motivasi UB – Kolaborasi & Prestasi, pada Sabtu (31/10). Kegiatan yang mengusung tema “Membangunkan Semangat, Jaringan UB sebagai Raksasa Ekonomi” ini dilaksanakan secara hybrid, dengan pusat kegiatan secara luring di Studio Utama DPW LDII Babel dan diikuti peserta secara daring melalui Zoom Meeting dari berbagai wilayah di Bangka Belitung.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis DPW LDII Babel dalam membangkitkan kembali semangat pengembangan Usaha Bersama (UB), memperkuat koordinasi antarpengurus, serta membangun kolaborasi antara pengusaha, pengelola UB, koperasi, BMT, dan generasi muda LDII.

Selain diikuti jajaran pengurus dan pelaku usaha warga LDII, webinar ini juga melibatkan mahasiswa dan sarjana muda Komunitas Dakwah Mahasiswa Islam (KDMI) Bangka Belitung di bawah naungan Biro Kepemudaan DPW LDII Babel. Keterlibatan generasi muda tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong regenerasi pelaku usaha sekaligus menghadirkan energi baru dalam pengembangan jaringan ekonomi warga LDII.

Webinar dibuka oleh Ketua DPW LDII Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Supriyadi, yang menekankan pentingnya membangun semangat kebersamaan dan memperkuat peran Usaha Bersama sebagai salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi warga.

Hadir sebagai narasumber utama, Anggota Departemen Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat DPP LDII, Wira Supardi, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Usaha Bersama Jakarta Raya serta Head B2B & Corporate PT Mitra Media Informatika.

Dalam paparannya, ia memberikan motivasi dan perspektif strategis mengenai pentingnya membangunkan potensi jaringan Usaha Bersama agar mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang produktif, profesional, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Wira juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif DPW LDII Babel yang menghadirkan ruang konsolidasi dan penguatan motivasi bagi para pengurus UB, pelaku usaha, serta generasi muda.

“Kami mengapresiasi langkah DPW LDII Bangka Belitung yang telah menginisiasi kegiatan ini. Usaha Bersama memiliki potensi besar apabila seluruh elemen di dalamnya mampu membangun kolaborasi, memperkuat koordinasi, dan bergerak dengan visi yang sama. Jaringan UB harus dioptimalkan agar tidak hanya menjadi wadah usaha, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi seluruh anggotanya.”

Ia juga menekankan bahwa penguatan UB membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pengurus, pembina, pengusaha yang telah berhasil, hingga generasi muda. Dengan demikian, UB dapat terus beradaptasi terhadap perkembangan zaman dan memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan ekonomi.

Selain narasumber utama, webinar menghadirkan Ketua UB Koba dan Ketua UB Utara yang berbagi perspektif mengenai pengelolaan dan pengembangan Usaha Bersama.

Sementara itu, Nardi Pratomo selaku Ketua TPUB Daerah Bangka, menyampaikan materi khusus bertajuk “Membaca Peluang dan Tantangan Ekonomi di Bangka Belitung”. Materi tersebut memberikan gambaran mengenai potensi ekonomi daerah serta pentingnya kemampuan membaca peluang dalam pengembangan usaha.

Ketua Biro Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat DPW LDII Babel, Rizkan Famulakhih yang juga memandu acara webinar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen DPW LDII Babel untuk mendorong penguatan ekonomi warga melalui program yang lebih terarah, kolaboratif, dan berkelanjutan.

“Kami ingin mengubah semangat kebersamaan menjadi gerakan ekonomi yang nyata. Usaha Bersama jangan hanya dipandang sebagai kelembagaan yang sudah terbentuk, tetapi harus menjadi jaringan ekonomi yang aktif, produktif, dan saling menguatkan. Kita perlu membangun ekosistem yang menghubungkan pengurus UB, pelaku UMKM, pengusaha, koperasi, BMT, serta generasi muda agar potensi ekonomi warga dapat berkembang secara bersama-sama.”

Ia menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dan sarjana muda KDMI dalam kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting untuk menyiapkan generasi penerus yang memiliki wawasan kewirausahaan, kemampuan berkolaborasi, serta kepedulian terhadap pengembangan ekonomi umat.

“Harapan kami, setelah webinar ini tidak berhenti pada bertambahnya wawasan dan motivasi saja. Harus ada tindak lanjut berupa komunikasi antarpengurus, pemetaan potensi usaha, penguatan kelembagaan, business matching, serta kolaborasi konkret antar-UB. Dengan demikian, jaringan usaha warga LDII di Bangka Belitung dapat semakin terhubung dan memberikan manfaat yang lebih luas.” tambahnya.

Pada bagian akhir kegiatan, Ketua DPW LDII Babel, Supriyadi menyampaikan pungkasan sekaligus pesan kepada seluruh peserta agar semangat yang diperoleh melalui webinar dapat diwujudkan dalam langkah nyata.

“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat Usaha Bersama. Seluruh pengurus harus memiliki komitmen, saling mendukung, dan bekerja sama dalam mengembangkan potensi ekonomi yang ada. Jangan berjalan sendiri-sendiri. Mari kita bangun kebersamaan, memperkuat jaringan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi warga LDII serta masyarakat luas.”

Ia juga mengharapkan agar generasi muda dapat mengambil peran lebih besar dalam pengembangan UB, sehingga keberlangsungan dan pertumbuhan jaringan usaha dapat terus terjaga lintas generasi.

Melalui penyelenggaraan Webinar UB 2026 ini, DPW LDII Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap lahir semangat baru dalam pengelolaan Usaha Bersama yang lebih profesional, terbuka terhadap kolaborasi, serta mampu menangkap peluang ekonomi di tingkat lokal maupun nasional.

Ke depan, Biro Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat DPW LDII Babel berkomitmen untuk mendorong tindak lanjut program melalui penguatan koordinasi, pendampingan, pengembangan jaringan kemitraan, dan pemberdayaan pelaku usaha warga LDII.

Dengan semangat kolaborasi dan prestasi, Usaha Bersama diharapkan tidak hanya menjadi jaringan usaha, tetapi juga menjadi kekuatan ekonomi umat yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *