Pangkalpinang (23/08). Ketua DPW LDII Babel Ari Sriyanto, M.Pd pada acara Konsolidasi Organisasi, mengumumkan pemenang Lomba Kreasi Memasak Olahan Daging Qurban, Minggu (21/08), di Pondok Pesantren Arroyyan Kota Pangkalpinang.

Penyerahan hadiah dan sertifikat kepada perwakilan Pengurus DPD LDII Kabupaten/Kota.

Hadiah dan sertifikat diserahkan kepada perwakilan Pengurus DPD LDII Kabupaten/Kota sebagai bentuk apresiasi Bidang Pemberdayaan Perempuan DPW LDII Babel kepada peserta terbaik Lomba Kreasi Memasak Olahan Daging Qurban.

Untuk diketahui, Lomba Kreasi Memasak Olahan Daging Qurban ini diikuti oleh Remaja Putri LDII se-Pulau Bangka pada Juni 2022 lalu.

Hasil penilaian, Keputrian DPD LDII Kabupaten Bangka Selatan menjadi peserta terbaik pertama, dengan kreasi masakan tengkleng kambing.

Keputrian DPD LDII Kabupaten Bangka Selatan.

Kemudian peserta terbaik kedua dari Keputrian LDII Kota Pangkalpinang, dengan kreasi aneka soto khas nusantara.

Disusul peserta terbaik ketiga dari Keputrian LDII Kabupaten Bangka Barat dengan menu masakan daging rica-rica.

Menu masakan daging rica-rica, kreasi Keputrian DPD LDII Kabupaten Bangka Barat.

Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan DPW LDII Babel, Hj. RK Tedja Gumilar mengatakan, acara ini diselenggarakan untuk memupuk kekompakan dan kerukunan.

“Serta mengasah keahlian Remaja Putri LDII dalam memasak sebagai bekal untuk menjadi istri idaman ketika sudah menikah,” ujarnya.

Perempuan yang akrab disapa “Bu Gilang” ini menambahkan, untuk kriteria penilaian dalam lomba ini adalah kekompakan, teknik masak, citarasa, penyajian, dan kebersihan.

“Kegiatan seperti ini akan menjadi kegiatan rutin tahunan dari Bidang Pemberdayaan Wanita, dan kami berharap di tahun depan dalam pelaksanaannya dapat semakin baik sehingga mampu menghasilkan kreasi masakan yang lebih kreatif dan inovatif,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Babel Ari Sriyanto menyampaikan, dalam pelaksanaan ibadah qurban terdapat nilai-nilai ketaatan.

Untuk itu, Ari berharap kepada Remaja Putri LDII menjadikan ibadah qurban sebagai media pembelajaran untuk terus mengembangkan keterampilan dalam mengolah kuliner yang halal dan enak sehingga nanti bisa menjadi calon istri idaman.

“Saya pribadi mengapresiasi kegiatan ini, dan berharap selain nilai ibadah juga akan tertanam jiwa berkreasi dan berinovasi bagi seluruh Remaja Putri LDII yang ada di wilayah Bangka Belitung,” pungkasnya.*** (LINES Babel)

Leave a Reply

Your email address will not be published.